Midji Yakin Kalbar Mampu Berperestasi

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meninjau pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXV Tahun 2019, Selasa (2/7) malam. Di malam keempat pelaksanaan even nasional ini, gubernur mendatangi dua lokasi tempat perlombaan digelar.

Dari mimbar tilawah di Taman Alun Kapuas, orang nomor satu di Kalbar itu kemudian meninjau pelaksanaan di mimbar bola dunia, Tugu Khatulistiwa. Seperti diketahui di Tugu Khatulistiwa perlombaan digelar untuk cabang tilawah anak-anak dan dewasa putra/putri. Sementara di Taman Alun Kapuas untuk cabang 1 juz dan 5 juz serta tilawah untuk putra/putri.

“Di dua lokasi ini khususnya di tugu dan di taman alun kapuas, pertama mimbar tilawahnya menarik ya,” ungkap Midji sapaan akrabnya saat diwawancarai di kapal wisata dari Tugu Khatulistiwa menuju Alun Kapuas.

Mimbar berbentuk bola dunia dan tanjak masing-masing menurutnya memiliki filosofi yang tinggi. Ia melihat antusias masyarakat untuk menyaksikan kegiatan ini pun cukup besar. Sehingga di tiap lokasi selalu ramai dipadati warga. “Kita lihat tadi, di alun kapuas lebih ramai lagi kan,” ucapnya.

Artinya dari kegiatan ini ia menilai, siar terhadap alquran dan islam secara umum sudah sangat baik. Termasuk masing-masing peserta dari seluruh Indonesia yang hadir bakal memiliki kesan yang berbeda atas diselenggarakannya STQ di Kalbar ini. Mereka memiliki pengalaman menarik, seperti melantunkan ayat suci alquran di titik nol derajat garis lintang bumi dan di atas sungai terpanjang di Indonesia.

“Itu jadi satu kesan tersendiri dan kenangan selama hidup. Akan jadi cerita menarik di mana pun dan kapan pun dia berada. Sehingga mereka yang ikut nanti mempromosikan Pontianak dan Kalbar di daerah-daerah mereka,” ucapnya.

STQ tingakat Nasional ini menurutnya selain kegiatan rutin, juga menjadi bagian dari promosi daerah. Masing-masing tuan rumah di tiap penyelenggaraannya akan mendapat manfaat yang cukup signifikan dari berbagai aspek.

“Inikan seluruh Indonesia promosinya di sini dapat, siarnya dapat dan mudah-mudahan (ada) peningkatan prestasi juga lahir dari sini. Sehingga yang juara ketika mengikuti kegiatan di tempat lain dia juga berperatasi lebih baik,” ujarnya.

Untuk para kafilah asal Kalbar ia berharap bisa memunculkan perkembangan yang lebih baik dari kegiatan ini. Paling tidak harus lebih baik dari even serupa yang pernah diikuti sebelumnya.

“Saya yakin kita bisa (berperstasi). Tapi ini murni bukan karena kita tuan rumah, karena penilaiannya sudah menggunalan sistem digital, jadi lebih akurat penilaiannya,” pungkasnya.(bar/pontianak post)

 

Read Previous

Malam Ta’aruf STQ Nasional, Momen Saling Kenal dan Sapa Sesama Kafilah 

Read Next

Tahfiz 30 Juz Puteri; Kalbar Peringkat Pertama